Pada masa ini, lembaga-lembaga negara yang diamanatkan UUD 1945 belum dibentuk. Dengan demikian, sesuai dengan Pasal 4 Aturan Peralihan dalam UUD 1945, dibentuklah Komite Nasional Pusat (KNIP). Komite ini merupakan cikal bakal badan legislatif di Indonesia.
![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
| KASMAN SINGODIMEDJO Ketua | M. SUTARDJO KARTOHADIKUSUMO Wakil Ketua I | Mr J LATUHARHARY Wakil Ketua II | ADAM MALIK Wakil Ketua III |
Anggota KNIP tersebut berjumlah 60 orang, tetapi sumber yang lain menyatakan terdapat 103 anggota KNIP. KNIP sebagai MPR sempat bersidang sebanyak enam kali. Dalam melakukan kerja DPR, dibentuk Badan Pekerja Komite Nasional Pusat. Badan Pekerja tersebut berhasil menyetujui 133 RUU, di samping pengajuan mosi, resolusi, usul dan lain-lain.
Sejarah Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia

















